Tanggal 2 Mei 2021 hari minggu, Anakku zaidan alhamdulillah sudah mulai bisa berjalan. Zaidan tidak melalui proses berangkang dulu setelah itu bisa berjalan. Dia tidak pernah mau berangkang. Zaidan lebih suka meminta tetah (berjalan dengan tangannya digoceli oleh orang lain). Saat usia 7 bulan dia sudah suka meminta tetah. Jadi saat anak se usianya berangkang. Dia tidak berangkang. Zaidan awal bisanya berjalan langsung dengan proses ditetah, lalu berjalan dua langkah tiga langkah dibantu dengan satu didekatnya dan yang satu didepannya. Setelah itu dia sering duduk jongkok. Tiba tiba setelah jongkok dia berdiri dan berjalan pelan pelan. Sesekali Zaidan terjatuh dan menangis. Pernah juga sampai terjatuh dan kepalanya menatap tanah. Sampai saya kawatir. Akhirnya saya mengurangi dia untuk berjalan sendirian. Lebih sering saya ikuti dari belakangnya. Lama kelamaan dia mulai bisa menyeimbangkan tubuhnya. Saat mau jatuh dia sudah bisa mengatur posisi supaya tidak jatuh.
Sekarang sudah hampir satu bulan dia bisa berjalan. Cara jalannya sudah mulai cepat dengan sesekali juga berlari. Kadang juga masih terjatuh. Dengan kaki bagian dengkulnya menatap lantai. Nangis sebentar. Lalu saya elus bagian yang jatuh. Dan saya bilang tidak apa apa sudah sembuh sambil ditiup.
Hari ini tanggal 6 juni 2021 sehabis adzan isyak suami dan saya mengajaknya belanja di swalayan Bravo. Awal pertama kalinya ke bravo berjalan sendiri. Biasanya kalau diajak kesana digendong. Kadang juga duduk di troli. Karena dia pakai sepatu dan lantainya keramik sedikit licin. Jadi Zaidan sering terpeleset. Yaudah saya gendong saja. Sambil nungguin ayahnya belanja kebutuhan Toko. Zaidan saya ajak melihat lihat boneka di pinggir bagian depan dekat kasir susu. Ada banyak boneka berbentuk sapi, kambing, guling dll. Zaidan suka dengan boneka sapi. Terlihat dia memeluknya sambil dipegang dengan dua tangannya. Saya ingin sekali membelikannya. Lalu saya lihat harganya sekitar 80 rb.nan. saya urungkan untuk membeli. Menurutku sedikit mahal dengan ukuran kecil dengan harga segitu. Ku coba untuk memberi tahunya. Dek zai bonekanya ditaruh lagi. Kita lihat lihat yang lain lagi ya. Lambaikan tangannya yukk... da da da sapi. Zaidan mengangkat tangan dan melambai lambaikan tangannya.
Zaidan anak yang pintar menurutku. Dia selalu paham diajak berbicara meskipun dia belum bisa berbicara. Namun responnya selalu menunjukkan bahwa dia mengerti.
Kita lanjut jalan jalan lagi melihat jajan jajan yang di pajang dirak. Saya sambil menggendong zaidan. Di rak ada jajan kesukaannya lalu ku ambilkan. Sambil aku bertanya kepadanya. Zaidan mau ini. Dia menganggukkan kapala. Ya Allah rasanya melihat dia yang cepat sekali merespon begitu bangga. Dalam hati mengatakan zaidam kamu pintar sekali nak. Diajak ngobrol langsung paham. Padahal usiamu masih 15 bulan. Alhamdulillah sekali.
Langsung deh jajan itu ku ambil dari rak. Lalu ku peganggkan ditangannya. Zaidan mengatakan maem sambil menganggukkan kepala lagi. Itu tandanya dia mau makan jajan roti tadi. Ku berikan penjelasan lagi padanya. Makannya nanti ya. Jajannya harus dibayar dulu baru bisa dimakan.
Alhamdulillah dia tidak nangis layaknya anak kecil yang meminta ini itu dan harus langsung dituruti. Lagi lagi Dia selalu menunjukkan bahasa kepahamannya dengan tidak menangis atau marah.
Trimakasih untuk hari ini anakku Zaidan. Semoga selalu sehat, baik hati dan sholeh.