Tentangmu
Tugas Akhir Kuliah
Aku kira
hanya aku yang merasakan rasa dredek (gemetar) saat melihat beberapa teman yang
sudah ujian tesis kemarin tanggal 15 Juli 2020. Ternyata beberapa temanku yang
lain juga merasakan hal itu, terlihat dari chat salah satu temanku. Dia
mengeluhkan bahwa merasa dredek. Entah kenapa rasa itu muncul. Padahal aku dan
temanku itu belum daftar ujian sidang, namun masih proses menuju daftar sidang.
Hehehe
Memang terlihat sedikit aneh, dan mungkin itu hal wajar.
Coba kita
flashback ke masalalu yaitu saat kita duduk dibangku sekolah dasar dan sampai
sekarang ini. pastinya juga sering mengikuti exsame atau (ujian) di sekolah.
Lalu mengapa kita masih saja merasakan rasa takut, dredek, grogi dll. Padahal
ujian sekolah sudah sering sekali kita lakukan.
Apa karena beda jenjang jadi rasa tegangnya berbeda.
Atau mungkin karena semakin tinggi sekolahnya untuk ujiannya semakin berbeda
kesulitannya. Seperti ujian Tesis ini yang dihadapkan dengan 4 dosen penguji.
Untuk tahun
ini ujian dilaksanakan dengan on Line atau bisa juga disebut daring,
dikarenakan adanya Covid 19. Ujian dilakukan secara Online guna untuk mencegah
penyebaran virus tersebut. Kata salah satu kakak tingkatku. "Tahunmu
beruntung dilakukan ujian secara online", Lalu saya tanya balik,
"kenapa begitu?", jawabnya: "dengan ujian online akan mengurangi
rasa dredek ketika berhadapan langsung dengan 4 dosen penguji". Menurutku
benar juga sih pernyataan itu. Tapi kita harus tetap semangat dan jangan lupa
untuk tetap mempersiapkan diri dengan sematang mungkin dalam menguasai isi tesis.
Supaya nanti saat ujian, jadi lebih maksimal hasilnya. Karena menurutku jika
kita bisa menguasai dan faham isi tesis, maka rasa dredek itu akan terkalahkan
dengan keyakinan diri bahwa kita mampu menghadapi tantangan tersebut.
Alhamdulillah
tanggal 14 Juli 2020, Tesisku sudah mendapat Acc dari dosen pembimbing pertama
dan keduaku.
Sedikit revisi di bab IV untuk menambah tabel hasil hipotesis dan bab V diminta
oleh dosen pembimbing keduaku untuk menambah penguat hasil penelitian dengan
jurnal. Setelah mendapat Ttd Acc inginku segera merevisi tetapi leptopku yang
sering Error dengan munculnya tulisan Not Responding. Jika tulisan itu keluar
tiba-tiba siLeptop tidak mau digunakan dan aku harus menunggu beberapa menit
untuk bisa kembali normal kembali.
Perjuangan
sekali dalam menyelesaikan tugas akhir kuliah ini. Aku yang harus mengerjakan
sambil menjaga anak pertamaku yang masih kecil. Anak pertamaku yang aku dan
suami beri nama zaidan al- Gibran masih berusia 3 bulan saat ini. Dalam mengerjakan
tugas ini, aku harus menunggunya tidur dulu atau saat anakku dijaga ibuku.
Ibuku sangat telaten (sabar) dalam menjaganya. Oleh ibuku sering digendong agar
dia merasa nyaman dan tertidur pulas. Thank mom. Sudah membantu menjaganya,
sehingga tugas ini selesai. Terimaksih juga untuk suamiku sudah membelanjakan
buku pendukung tugas dan menemani bimbingan.
Saat
mengerjakan siTesis aku sering tidur larut malam dan bisa sampai pagi kadang
jam 02.00 dan kadang juga bisa sampai subuh. Sering merasa ngantuk sekali,
karena siangnya juga tidak tidur, sibuk menjaga anak dan lain-lainya. Namun
saat ngantuk mulai datang aku memotivasi diri ini dengan mengatakan “Nuruti
Ngantuk Kapan Selesainya?”. Dengan munculnya kalimat itu membuat saya semangat
lagi untuk segera selesai. Dalam proses pengerjaan tugas akhir kuliah ini
sering mengalami hambatan karena bimbingan on line kurang memahamkan. Sehingga perlu
belajar sendiri. Karena belajar sendiri masih membuat saya bingung dengan
rumus-rumus yang akan saya gunakan yang mana saja. Saya mengajak teman-teman
untuk belajar bersama dirumahku dan meminta tolong temanku S1 yang
penelitiannya Non Eksperimen supaya membagi ilmunya kepadaku.
Karena dulu
saya menggunakan Eksperimen jadi kurang paham dengan yang Non eksperimen. Jika belajar
dengan membaca buku membutuhkan waktu lama. Jadi saya memutuskan dengan cara
cepat yaitu dengan meminta bantuan belajar bersama dengan teman yang pernah
melakukan metode penelitian itu. Ini adalah foto dengan anggota belajar
kelompok dalam menyelesaikan tugas akhir kuliah. Bersama Dilla Yulia, Ali
Maksum, Hasbi, dan Falikhul. Temanku Ali Maksum ini belum melanjutkan S2, tapi
dia tidak kalah cerdasnya dengan anak S2. Dia masih sangat tajam sekali ingatannya
mengenai metode penelitian dan pengunaan SPSS. Dia temanku S1 dulu yang aku
mintai tolong mengajari belajar dengan penelitian yang menggunakan Non
Eksperimen.
Baju kuning belakangku yaitu Dilla Yulia yang diminta Dospemnya untuk menggunakan Smart.PLS dalam proses
menghitung data. Masih belajar dengan cara itu. Dan penelitiannya belum
selesai. Semoga segera dimudahkan dan diberi kelancaran dalam menyelesaikanya.
AAMIIN
TIPS motto penyemangat supaya tidak malas dari aku yaitu HARI INI
TIDAK BOLEH MALAS, BESOK BOLEH.
Bukan dari aku sih itu, motto itu aku dapatkan dari dosen IAIN TA saat
saya mengikuti OSPEK di kampus dulu.
Moment Of Waw sekali bisa menyelesaikan tulisan ini. Alhamdulillah.
Saran dan kritiknya bisa ditulis dikomentar. Trimakasih :)
Memang terlihat sedikit aneh, dan mungkin itu hal wajar.
Apa karena beda jenjang jadi rasa tegangnya berbeda.
Atau mungkin karena semakin tinggi sekolahnya untuk ujiannya semakin berbeda kesulitannya. Seperti ujian Tesis ini yang dihadapkan dengan 4 dosen penguji.
Sedikit revisi di bab IV untuk menambah tabel hasil hipotesis dan bab V diminta oleh dosen pembimbing keduaku untuk menambah penguat hasil penelitian dengan jurnal. Setelah mendapat Ttd Acc inginku segera merevisi tetapi leptopku yang sering Error dengan munculnya tulisan Not Responding. Jika tulisan itu keluar tiba-tiba siLeptop tidak mau digunakan dan aku harus menunggu beberapa menit untuk bisa kembali normal kembali.
Saran dan kritiknya bisa ditulis dikomentar. Trimakasih :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar