Keluh
kesah yang dirasakan bagi seorang penulis awal yang masih dalam proses belajar.
Suka dengan dunia menulis namun bingung dengan apa yang mau ditulis. Ternyata
tidak dirasakan oleh diriku saja, banyak teman pemula lainnya yang juga seperti
diriku ini.
Penulis
pemula menurutku diibaratkan seperti seseorang yang sedang dalam perjalanan
kedaerah yang belum pernah dilewati. Sehingga membuat orang tersebut bingung
dengan arah jalan tersebut. Seperti perjalananku hari ini di Jombang
karena pulang dari rumah saudara terlalu malam, membuatku dan suami bingung
dengan arah jalannya. Saya menebak mungkin ini ke Selatan, suami bilang
menurutku ini ke Barat. Dari jauh terlihat ada masjid. Bearti benar suamiku
bahwa kita sedang berada kearah Barat.
Jadi
penulis awal seperti halnya orang baru di daerah baru. Itu menurut versi
saya.
Benar
apa yang dikatakan oleh bapak dosen Ngainun Naim bahwa menulis itu lebih
sulit dari pada berbicara. Orang saat bertemu langsung bisa berbicara dari
topik satu pindah ke topik lainnya dalam waktu bersamaan. Sedangkan orang yang
menulis harus bisa mempertahankan inti tulisannya.
Dan
saya merasa tulisan ini masih seperti berpindah-pindah topik.
Teringat
juga kata-kata ini bahwa tulisan yang baik dan bagus tidak langsung didapatkan
secara langsung. Mereka melalui banyak proses dari awal. Menulis adalah proses.
Kata-kata ini saya dapatkan dari melihat vidio bapak dosen yang selalu
memberikan motivasi menulis yaitu bapak Ngainun Naim. Didalam video itu
menjelaskan makna menulis salah satunya menurut Ibu Ratna Indraswari
Ibrahim:" menulis itu belajar yang tidak berkesudahan". Maknanya sepanjang
hidupnya harus belajar, bukan hanya belajar pada menulis namun harus belajar
memperkaya informasi untuk mendukung kepenulisannya. Menurut yang kedua menulis
harus dilakukan dengan rasa senang dan menurut yang ketiga upaya yang dilakukan
dalam mewariskan ilmu pengetahuan, sepandai apapun seseorang apabila tidak
menulis maka dia tidak akan dikenang oleh banyak orang. Seperti contoh
buku-buku yang ditulis oleh Imam Al Gozali yang sudah wafat namun bukunya masih
dikenal oleh banyak orang sampai sekarang dan membawa manfaat bagi pembacanya.
Banyak
orang yang berkeinginan menulis, namun hanya sebatas ingin. Jadi jika ingin
menulis segeralah untuk menulis. Tidak ada alasan apapun untuk menulis. Jika
alasannya sibuk, semua orang di dunia ini pasti memiliki kesibukan.
Kurang lebih isi video tersebut seperti itu.
Kesimpulannya
menurut saya marilah kita terus belajar menulis, walaupun tulisan itu masih
aneh untuk dibaca.
Salam
penulis pemula 😊
Menerima
kritik dan saran
Trimakasih
sudah membaca 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar