Kamis, 28 Mei 2020

Adversity Quotient

Adversity Quotient adalah kemampuan seseorang dalam berjuang
menghadapi dan mengatasi masalah, hambatan atau kesulitan yang
dimilikinya serta akan mengubahnya menjadi peluang keberhasilan dan
kesuksesan (Stoltz, 2005). Sehingga Stoltz (2005) berpendapat bahwa siswa
yang memiliki adversity quotient yang tinggi maka akan mengarahkan segala
potensi yang dimiliki untuk memberikan hasil yang terbaik, serta akan selalu
termotivasi untuk berprestasi. Mereka akan mengerjakan tugas sebaik
mungkin, termasuk mencari informasi serta memanfaatkan peluang-peluang
yang tersedia dalam hidupnya. Kesimpulannya individu tersebut akan
berusaha aktif bertindak, tidak hanya bersikap pasif menunggu kesempatan
datang. Maka bila adversity quotient ini dimiliki oleh seorang siswa, maka ia
akan lebih terdorong untuk mengarahkan dirinya pada hasil terbaik dengan
upaya optimal memanfaatkan peluang, aktif bertindak, termasuk untuk belajar
secara mandiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar