Rabu, 20 Maret 2024

Perjuanganku Hanyalah Belajar

Perjuanganku hanyalah dengan belajar. Duduk manis sambil baca buku dan coret" ditemani pensil, meja dan buku. Beratap dan berdinding. Tidak kepanasan. Santai menyenangkan. Beda dengan bbrapa saudaraku. Mereka harus berjuang lebih keras lagi. Dengan tenaga dan pikirannya. Karena tidak semua saudaraku merasakan pendidikan tinggi seperti diriku. 
Aku 7 bersaudara. Kakak pertamaku lulusan SD bekerja sebagai sopir truk bapakku dan usaha jual beli tebu + menebang tebu, kakak keduaku lulusan smp bekerja sebagai tukang bangunan di malaisya. Kakak ke tigaku bekerja sebagai pengangkut sawit. Sudah alhamdulillah pakai truknya sendiri. Sekarang sudah punya 2 truk. Namun tetap saja kerjanya juga keras. Berangkat pagi buat nganter sawit ke pabrik. Kadang juga kayu. Lalu kakak ke empatku bekerja sebagai pengambil sawit atau memanen sawit milik PT. Ini pekerjaan yang sangat tidak mudah. Berat sekali. Saya yang melihatnya langsung waktu main ke sumsel rasanya mau meneteskan air mata. Sabil batin Ya Allah pekerjaan yg menurutku berat sekali. Beberapa pohon sawit sudah tinggi jadi harus menggunakan alat berupa besi yang panjang + arit(parang) yang digunakan untuk mengambil buah sawitnya. Memang gaji besar dan lumayan dari pada di tempat tinggalku. Sebulan bisa dapat 4 sampai 7 jt. Tapi perjuangannya ituloh yang sangat tidak mudah. Dan pengeluaran untuk tinggal disana juga tidaklah sedikit. Menurutku hampir semua mahal. Contohnya misal harga air minum aqua berukuran sedang disini 3rb.an disana bisa sampai 5rb.an. contoh lagi minuman pop ice yang dijual dipinggiran disini 2rb.an disana 5rb.an dan masih banyak lainnya. 
Lanjut untuk kisah saudaraku yaitu yang ke lima adalah aku. Menurutku aku sudahlah beruntung bisa sekolah sampai jenjang s2. Walaupun sekarang aku belum menghasilkan banyak uang. Karena saat ini anakku masih membutuhkan aku. Jadi aku belum bisa fokus kerja. Ada peluang yang sangat menarik dan menggiurkan yaitu jadi pns dosen. Usahanya jg mudah bukan. Tinggal duduk dan belajar. Berbeda dengan semua kakak" ku. Gitu kok ya masih mengeluh diri ini. Astagfirulloh. 
Bismillah semoga usahaku ini bisa berhasil lolos skd dan skb PNS Dosen. Aamiin. 
Buat kakak"ku maafkan ya belum banyak bisa membantu. InsyaAllah ntar klau udah sukses pasti aku usahain buat bantu kalian. 
Next saudaraku yang ke 6 yaitu adikku. Dia juga udah termasuk lebih baik jg dalam pendidikan. Dia juga kuliah sampai s1 di Universitas Negri Malang. Meskipun biayanya yang dikeluarkan ibu dan bapakku tidak lah sedikit. Alhamdulillah udah lulus jg.
Untuk saudaraku yang ke 7 sudah meninggal sejak umur 5 tahun.an 
Karena sakit. Semoga khusnul Khotimah aamiin

Orangtuaku bekerja sebagai tani. Namun bukan sawahnya sendiri. Beliau menyewa. Dan Alhamdulillah hasilnya bisa untuk sekolah aku dan adikku. 
Dan sekarang semua saudaraku sudah menikah. Jadi ibu bapakku sudah tidak terlalu menanggung beban banyak. Ortuku Alhamdulillah sangat baik
 Walaupun kami semua sudah menikah.  Beliau tetap sering membagi uang untuk anak dan cucu mereka. Maaf juga ya karena saya belum bisa memberi banyak. Karena masih jadi IRT. Ditambah risegn jdi guru. Ya Allah maaf ngih belum bisa membahagiakan. Rasanya kadang itu kasihan dg beliau. Udah disekolahkan tinggi tapi masih gini gini aja. Trimaksih juga sudah tidak menuntut kami untuk harus jadi ini dan itu. 🙏🙏

Ibu bapak sebenarnya jg punya kebun sawit di sumatra. Namun tinggal 1 hektar. Dan hasilnya jg tidak menentu. Kadang banyak kadang sedikit. Itu hasilnya dulu juga untuk tambahan biaya aku dan adikku kuliah. 
Trimakasih bapak ibukku sudah berjuang sangat hebat untuk anak"mu. Sehat selalu ngih Aamiin.

Terus semangat buat diriku
Yakin bisa
Pasti bisa
Bismillah  🤗🙏

Ini Ceritaku 🤗♥️
Maaf ya tulisannya semrawut. Krn Emak" ini untuk pegang hp lama belum bisa seperti dulu. Anakku sudah sangat aktif sekali. Dan ditambah ayahnya sering kerja di Luar kota. Jdi emaknya ini menghandel babynya sendiri.
Emak" harus kuat katanya hhhe.
Aku juga nyambi belajar ini guys

nyambi sinau ke inget PR nulis. Yaudah belajar memaksa diri jg untuk menulis. 


Trimaksih sudah membaca... 🤗♥️
Maaf jika banyak kurangnya dalam tulisan ini. 🙏
Assalamualaikum 🤗
Selamat berpuasa 🤗🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar